Pages

Senin, 01 Februari 2016

Dosa menyakiti SUAMI/ISTRI dlm Rumah Tangga

                                                                                     
    
Agama Islam Melarang Umatnya melakukan KDRT.
Perbuatan menyakiti suami atau suami yang menyakiti istrinya termasuk kepada dosa yang besar, karena mengundang murka Allah ‘azza wa jalla.

Menyakiti Suami
   قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِِ وَ آلِهِ : مَنْ كَانَ لَهُ امْرَأَةٌ تُؤْذِيْهِ لَمْ يَقْبَلِ اللهُ صَلاَتَهَا وَلاَ حَسَنَةٌ مِنْ عَمَلِهَا حَتَّىتُعِيْنَهُ وَتُرْضِيَهُ وَإِنْ صَامَتِ الدَّهْرَ...وَعَلَى الرَّجُلِ مِثْلُ ذَالِكَ الْوِزْرِ كَانَ لَهَا مُؤْذِيًا ظَالِمًا
Rasûlullâh saw telah berkata, "Siapa yang punya istri yang suka menyakitinya, Allah tidak akan menerima shalatnya dan yang baik dari amalnya yang lain hingga dia membantunya dan membuatnya rela walaupun si istri itu shaum sepanjang masa… dan atas lelaki juga dosa semisal itu jika dia menyakitinya dan menzaliminya."

   قَالَ أَبُو عَبْدِ اللهِ عَلَيْهِ السَّلاَمُ : مَلْعُونَةٌ مَلْعُونَةٌ اِمْرَأَةٌ تُؤْذِي زَوْجَهَا وَ تَغُمُّهُوَ سَعِيْدَةٌ سَعِيْدَةٌ اِمْرَأَةٌ تُكْرِمُ زَوْجَهَاوَ لاَ تُؤْذِيْهِوَ تُطِيْعُهُ فِي جَمِيْعِ أَحْوَالِهِ
Abû ‘Abdillâh as berkata, "Terkutuklah, terkutuklah wanita yang menyakiti suaminya dan membuatnya sedih, dan beruntunglah, beruntunglah perempuan yang memuliakan suaminya, tidak menyakitinya dan mentaatinya dalam segala halnya."  

Menyakiti Istri
 
    قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِِ وَ آلِهِ : أَلاَ وَ إِنَّ اللهَ وَرَسُولَهُ بَرِيْئَانِ مِمَّنْ أَضَرَّ بِامْرَأَتِهِ حَتَّى تَخْتَلِعَ مِنْهُ
  Rasûlullâh saw bersabda, "Ketahuilah, sesungguhnya Allah dan Rasûl-Nyaberlepas diri dari lelaki yang menyusahkan istri hingga istrinya itu mengajukankhulu‘ (menceraikan suami) darinya."   

   قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِِ وَ آلِهِ : إِنِّي لأَتَعَجَّبُ مِمَّنْ يَضْرِبُ امْرَأَتَهُ وَ هُوَ بِالضَّرْبِ أَوْلَى مِنْهَا
Rasûlullâh saw bersabda, "Sungguh aku heran kepada lelaki yang memukul istrinya padahal dia lebih pantas untuk dipukul dari pada istrinya." 

قَالَ أَمِيْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ : لاَ يَكُنْ أَهْلُكَ أَشْقَى الْخَلْقِ بِكَ
Amîrul Mu`minîn as berkata, "Jangan sampai is-trimu menjadi lebih burukakhlaknya dengan bersuamikan kamu."

Sabar atas Pasangan yang Berakhlak Buruk
Ketika pasangan kita (suami atau istri) berakhlak buruk, maka hendaknya kita bersabar, dan dengan kesabaran itu Allah ‘azza wa jalla akan memberi paha-la yang besar. Nabi Ayyûb as mempunyai istri yang sebagian perilakunya tidak baik dan beliau bersabar atas tingkah laku istrinya yang tidak baik itu sehingga beliau mendapat pahala yang besar. Ãsiyah binti Mu-zâhim yang sangat shâlihah punya suami yang jahat yang bergelar Fir‘aun, dan dia bersabar atas perangai buruk suaminya itu hingga dia mendapatkan pahala yang sangat besar. Dan orang yang punya suami atau istri yang berakhlak buruk dan dia bersabar atas akhlak yang buruk dari pasangannya itu akan diberi pa-hala yang besar seperti halnya Nabi Ayyûb as atau Ãsiyah as.

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِِ وَ آلِهِ : مَنْ صَبَرَ عَلَى سُوءِ خُلُقِ امْرَأَتِهِ وَ احْتَسَبَهُ أَعْطَاهُ اللهُ بِكُلِّ مَرَّةٍ يَصْبِرُ عَلَيْهَامِنَ الثََّوَابِ مَا أَعْطَى أَيُّوْبَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ عَلَى بَلاَئِهِوَ كَانَ عَلَيْهَا مِنَ الْوِزْرِ فِي كُلِّ يَومٍ وَ لَيْلَةٍ مِثْلَ رَمْلٍ عَالِجٍ...
Rasûlullâh saw bersabda, "Siapa yang sabar atas keburukan perilaku istrinya dan dia mengharapkan pahalanya, niscaya Allah akan memberinya dengan setiap kali dia bersabar atasnya dari pahala yang Allah berikan kepada Ayyûb as atas balanya, dan si istri akan dapat dosa pada setiap hari dan malam semisal tumpukan pasir…"

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِِ وَ آلِهِ : مَنْ صَبَرَتْ عَلَى سُوْءِ خُلُقِ زَوْجِهَا أَعْطَاهَا مِثْلَ (ثَوَابِآسِيَةَ بِنْتِ مُزَاحِمٍ
Rasûlullâh saw bersabda, "Siapa yang sabar atas keburukan akhlak suaminya, niscaya Dia (Allah) memberinya seperti (pahala) Ãsiyah binti Muzâhim." Perbuatan menyakiti suami atau suami yang menyakiti istrinya termasuk kepada dosa yang besar, karena mengundang murka Allah ‘azza wa jalla.

Menyakiti Suami

   قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِِ وَ آلِهِ : مَنْ كَانَ لَهُ امْرَأَةٌ تُؤْذِيْهِ لَمْ يَقْبَلِ اللهُ صَلاَتَهَا وَلاَ حَسَنَةٌ مِنْ عَمَلِهَا حَتَّىتُعِيْنَهُ وَتُرْضِيَهُ وَإِنْ صَامَتِ الدَّهْرَ...وَعَلَى الرَّجُلِ مِثْلُ ذَالِكَ الْوِزْرِ كَانَ لَهَا مُؤْذِيًا ظَالِمًا
Rasûlullâh saw telah berkata, "Siapa yang punya istri yang suka menyakitinya, Allah tidak akan menerima shalatnya dan yang baik dari amalnya yang lain hingga dia membantunya dan membuatnya rela walaupun si istri itu shaum sepanjang masa… dan atas lelaki juga dosa semisal itu jika dia menyakitinya dan menzaliminya."

   قَالَ أَبُو عَبْدِ اللهِ عَلَيْهِ السَّلاَمُ : مَلْعُونَةٌ مَلْعُونَةٌ اِمْرَأَةٌ تُؤْذِي زَوْجَهَا وَ تَغُمُّهُوَ سَعِيْدَةٌ سَعِيْدَةٌ اِمْرَأَةٌ تُكْرِمُ زَوْجَهَاوَ لاَ تُؤْذِيْهِوَ تُطِيْعُهُ فِي جَمِيْعِ أَحْوَالِهِ
Abû ‘Abdillâh as berkata, "Terkutuklah, terkutuklah wanita yang menyakiti suaminya dan membuatnya sedih, dan beruntunglah, beruntunglah perempuan yang memuliakan suaminya, tidak menyakitinya dan mentaatinya dalam segala halnya."

Menyakiti Istri

   قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِِ وَ آلِهِ : أَلاَ وَ إِنَّ اللهَ وَرَسُولَهُ بَرِيْئَانِ مِمَّنْ أَضَرَّ بِامْرَأَتِهِ حَتَّى تَخْتَلِعَ مِنْهُ
   Rasûlullâh saw bersabda, "Ketahuilah, sesungguhnya Allah dan Rasûl-Nyaberlepas diri dari lelaki yang menyusahkan istri hingga istrinya itu mengajukankhulu‘ (menceraikan suami) darinya."   

   قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِِ وَ آلِهِ : إِنِّي لأَتَعَجَّبُ مِمَّنْ يَضْرِبُ امْرَأَتَهُ وَ هُوَ بِالضَّرْبِ أَوْلَى مِنْهَا
Rasûlullâh saw bersabda, "Sungguh aku heran kepada lelaki yang memukul istrinya padahal dia lebih pantas untuk dipukul dari pada istrinya." 

قَالَ أَمِيْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ : لاَ يَكُنْ أَهْلُكَ أَشْقَى الْخَلْقِ بِكَ
Amîrul Mu`minîn as berkata, "Jangan sampai is-trimu menjadi lebih burukakhlaknya dengan bersuamikan kamu."

Sabar atas Pasangan yang Berakhlak Buruk
Ketika pasangan kita (suami atau istri) berakhlak buruk, maka hendaknya kita bersabar, dan dengan kesabaran itu Allah ‘azza wa jalla akan memberi paha-la yang besar. Nabi Ayyûb as mempunyai istri yang sebagian perilakunya tidak baik dan beliau bersabar atas tingkah laku istrinya yang tidak baik itu sehingga beliau mendapat pahala yang besar. Ãsiyah binti Mu-zâhim yang sangat shâlihah punya suami yang jahat yang bergelar Fir‘aun, dan dia bersabar atas perangai buruk suaminya itu hingga dia mendapatkan pahala yang sangat besar. Dan orang yang punya suami atau istri yang berakhlak buruk dan dia bersabar atas akhlak yang buruk dari pasangannya itu akan diberi pa-hala yang besar seperti halnya Nabi Ayyûb as atau Ãsiyah as.

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِِ وَ آلِهِ : مَنْ صَبَرَ عَلَى سُوءِ خُلُقِ امْرَأَتِهِ وَ احْتَسَبَهُ أَعْطَاهُ اللهُ بِكُلِّ مَرَّةٍ يَصْبِرُ عَلَيْهَامِنَ الثََّوَابِ مَا أَعْطَى أَيُّوْبَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ عَلَى بَلاَئِهِوَ كَانَ عَلَيْهَا مِنَ الْوِزْرِ فِي كُلِّ يَومٍ وَ لَيْلَةٍ مِثْلَ رَمْلٍ عَالِجٍ...
Rasûlullâh saw bersabda, "Siapa yang sabar atas keburukan perilaku istrinya dan dia mengharapkan pahalanya, niscaya Allah akan memberinya dengan setiap kali dia bersabar atasnya dari pahala yang Allah berikan kepada Ayyûb as atas balanya, dan si istri akan dapat dosa pada setiap hari dan malam semisal tumpukan pasir…"

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِِ وَ آلِهِ : مَنْ صَبَرَتْ عَلَى سُوْءِ خُلُقِ زَوْجِهَا أَعْطَاهَا مِثْلَ (ثَوَابِآسِيَةَ بِنْتِ مُزَاحِمٍ
Rasûlullâh saw bersabda, "Siapa yang sabar atas keburukan akhlak suaminya, niscaya Dia (Allah) memberinya seperti (pahala) Ãsiyah binti Muzâhim."

Jumat, 22 Januari 2016

Doa agar terbebas dari beban Hutang






                                 

Doa terbebas dari hutang


Doa terbebas dari hutang, adalah amalan doa mustajab agar terbebas dari hutang, minta kecukupan kepada Allah dan berlindung dari kefakiran. semoga bermanfaat semoga terbebas dari hutang
sudah sifatnya manusia adalah tergesa-gesa. segala cara ditempuh agar hutang cepat lunas. Terlilit hutang apalagi hutang Bank bisa berakibat pada kehinaan di siang hari dan gundah gulana dimalam hari. Agar tidak terjerat riba yang ke dua kali baca..
kali ini admin akan membagikan Doa terbebas dari hutang. Begini terjemahan Doa terbebas dari hutang simak baik-baik
Ya Allah, Rabb yang menguasai langit yang tujuh,
Rabb yang menguasai ‘Arsy yang agung,
Rabb kami dan Rabb segala sesuatu.
Rabb yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah,
Rabb yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqan (Al-Qur’an).
Aku berlindung kepadaMu
dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya (semua makhluk atas kuasa Allah).
Ya Allah,
Engkau-lah yang awal, sebelum-Mu tidak ada sesuatu.
Engkaulah yang terakhir, setelahMu tidak ada sesuatu.
Engkau-lah yang lahir, tidak ada sesuatu di atasMu.
Engkau-lah yang Batin, tidak ada sesuatu yang luput dari-Mu.
Lunasilah utang kami
dan berilah kami kekayaan (kecukupan)
hingga terlepas dari kefakiran.
Aaamiin

Penjelasan Doa terbebas dari hutang

Telah diceritakan dari Zuhair bin Harb, telah diceritakan dari Jarir, dari Suhail, ia berkata, “Abu Shalih telah memerintahkan kepada kami bila salah seorang di antara kami hendak tidur, hendaklah berbaring di sisi kanan kemudian mengucapkan,
اَللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ، فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى، وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةِ وَاْلإِنْجِيْلِ وَالْفُرْقَانِ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْءٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ. اَللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ اْلآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُوْنَكَ شَيْءٌ، اِقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ
Allahumma robbas-samaawaatis sab’i wa robbal ‘arsyil ‘azhiim, robbanaa wa robba kulli syai-in, faaliqol habbi wan-nawaa wa munzilat-tawrooti wal injiil wal furqoon. A’udzu bika min syarri kulli syai-in anta aakhidzum binaa-shiyatih. Allahumma antal awwalu falaysa qoblaka syai-un wa antal aakhiru falaysa ba’daka syai-un, wa antazh zhoohiru fa laysa fawqoka syai-un, wa antal baathinu falaysa duunaka syai-un, iqdhi ‘annad-dainaa wa aghninaa minal faqri.

Terjemahan Penjelasan Doa terbebas dari hutang

Ya Allah, Rabb yang menguasai langit yang tujuh,
Rabb yang menguasai ‘Arsy yang agung,
Rabb kami dan Rabb segala sesuatu.
Rabb yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah,
Rabb yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqan (Al-Qur’an).
Aku berlindung kepadaMu
dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya (semua makhluk atas kuasa Allah).
Ya Allah,
Engkau-lah yang awal, sebelum-Mu tidak ada sesuatu.
Engkaulah yang terakhir, setelahMu tidak ada sesuatu.
Engkau-lah yang lahir, tidak ada sesuatu di atasMu.
Engkau-lah yang Batin, tidak ada sesuatu yang luput dari-Mu.
Lunasilah utang kami
dan berilah kami kekayaan (kecukupan)
hingga terlepas dari kefakiran.
(HR. Muslim)
Kaifiah mengamalkan Doa terbebas dari hutang diatas
1. ketika hendak tidur
2. bila tidur usahakan miring kekanan
3. afdhol bila sebelum tidur ambil wudhu, sholat sunnah taubat, shalat hajat
gunakan adab-adab tidur dari rasulullah, boleh baca Rahasia Tidur penuh Barokah dan Pahala Semoga bermanfaat. dan semoga doa diatas mustajab, jangan lupa baca Sholawat biar doa makbul disisi Allah.
Amalan Riyadhoh buat orang yang kepepet. Terlilit hutang buanyak. masalahnya super super berat. berikut ikhtiarnya…
Syaikh Yusuf bin Isma’il an-Nabhani menjelaskan dalam kitabnya, سعادة الدارين فى الصلاة على سيد الكونين sebagai berikut :
Hadzihi Faidatun ‘azhimah (Ini Faidah yang besar) :
Orang yang memiliki hajat kepada Allah, hendaklah menunaikan shalat pada suatu tempat yang sepi sekiranya tidak dilihat oleh seseorang pun, wudhu secara sempurna, lalu shalat sunnah (hajat) empat rekaat.
Yang dibaca setiap rekaatnya adalah :
Rekaat ke-1 : surat Al-Fatihah 1x, diteruskan surat al-Ikhlash 10x.
Rekaat ke-2 : surat Al-Fatihah 1x, diteruskan surat al-Ikhlash 20x
Rekaat ke-3 : surat Al-Fatihah 1x, diteruskan surat al-Ikhlash 30x
Rekaat ke-4 : surat Al-Fatihah 1x, diteruskan surat al-Ikhlash 40x.
Selesai shalat lantas membaca :
1). surat al-Ikhlash 50x,
2). shalawat Nabi 70x,
3). La haula wala quwwata illa billah 70x.
Jika dia memiliki hutang, Allah akan melunasinya. Jika tersesat di daerah asing, Allah akan mengembalikannya (pada keluarganya). Jika memiliki dosa sebanyak awan di langit, lalu memohon ampunan kepada Allah, maka dosa-dosanya akan diampuni-Nya. Jika tidak memiliki anak, maka Allah akan menganugerahinya anak. Jika berdoa, maka akan terkabul doanya, dan jika tidak berdoa meminta sesuatu, justru Allah akan marah kepadanya. Na’udzu billahi min dzalik.
Di bawah teks tersebut ada penjelasan : “Ini aku tuliskan (didalam kitab ini) dalam rangka untuk terkabulnya suatu doa dzikir , agar diambil manfaatnya oleh orang yang membacanya.
Aku bersumpah kepadamu wahai orang yang ingin mengambil faidah, Demi Tuhan yang meninggikan langit dan membentangkan bumi, yaitu Allah Yang Maha Pengasih dari sekalian yang pengasih, kiranya engkau tidak mengijinkan seorang pun selamanya untuk mengamalkannya, kecuali orang yang berhak/pantas, dengan syarat bahwa orang itu sangat terpaksa. Karena amalan ini cukup berat.
Aku selaku seorang hamba yang fakir mempraktekkannya secara rutin untuk keperluan hutang-hutangku terlunasi dan keperluan lainnya. Belum sampai aku menyelesaikan shalat dan keluar dari tempat shalatku, Allah mengabulkan hajatku dan memenuhi harapanku.
Hanya bagi Allah segala puji dan rasa syukur aku haturkan.”
doa agar terbebas dari hutang
اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Allahuma inni a’udzubika minal hammi wal hazani wa a’udzubika minal ajzi wal kasali wa a’udzubika min ghalabatid dayni wa qahrir rijaali.
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kebakhilan dan sifat pengecut. Dan aku berlindung kepada-Mu dari terjerat hutang dan ketertindasan.” (Riwayat Abu Dawud).
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) telah mengajarkan doa ini kepada seorang sahabat bernama Abu Umamah yang sedang terjerat hutang, agar doa ini dibaca setiap pagi dan sore. Setelah melakukan apa yang diajarkan beliau, Abu Umamah terbebas dari hutang yang melilitnya. (Al Adzkar, hal. 158).
* di baca pagi dan petang habis sholat subuh dan ashar *

Kamis, 21 Januari 2016

Hukum Suami minta uang kepada Istri



                                                                                   


DI sebuah restoran, satu keluarga selesai menjamu selera. Si suami memanggil pelayan untuk menghitung harga dan sebaik resit diserahkan si suami mula kedipkan mata kepada istri mengisyaratkan agar membayar. Cepat-cepat isteri membuka beg dompet lalu menghulurkan sejumlah wang.
Pernahkah anda sebagai istri mengalami situasi begini? Suami pake uang gaji istri untuk keperluan dia sendiri. Apakah respons anda?

Menurut pendakwah serta Ulama dari Universitas Al-azhar, Syeikh Yusuf Al-Qardawi, pendapatan atau gaji istri tidak perlu diusik si suami dengan bertanya itu dan ini karena ia adalah hak milik mutlak istri dan suami tidak mempunyai sebarang hak untuk mempertikaikan apa yang dilakukan dan dibeli istrinya dengan wang gaji berkenaan.

“Keadaan sekarang sungguh berbeda dengan dahulu. Jika dahulu, ibu atau istri tidak bekerja dan hanya duduk rumah, tetapi sekarang karena biaya kos hidup semakin meningkat, wanita merangkap istri dan ibu turut diizinkan suaminya untuk bekerja dengan harapan bagi membantu meringankan beban suami. (bener kan ?)

“Tetapi tindakan suami yang mahu menjadikan gaji istri sebagai haknya adalah berlawanan dengan fitrah seorang suami yakni ketua keluarga.
"Tugas suami dan bapa adalah memberikan nafkah Lahir (termasuk semua perbelanjaan untuk istri dan anaknya). Itu yang utama, dan jika sedikit-sedikit istri, alamatnya memang berlawanan dengan fitrah yang ditetapkan syariat,” 

Menurutnya, ada sesetengah istri bertanyakan apakah berdosa jika suami menggunakan duit istri dan ini jawapannya. Jika suami menggunakan duit istri tanpa paksaan yaitu atas kerelaan dan tolak ansur sesama mereka, maka ia dibolehkan.
Namun dengan syarat suami tidak boleh mengambil kesempatan atas perkara itu untuk lalai daripada tanggungjawabnya yang utama dalam memberi nafkah, pakaian tempat tinggal dan lain-lain.

Seperti yang ditegaskan, Uang gaji milik istri adalah hak mutlaknya.Jika suami tetap menggunakan tanpa kerelaan, maka istri berhak untuk menuntut duit itu daripada suami kerana ia dianggap sebagai hutang. Dan jika ia hutang, suami perlu melunaskan walaupun mengambil masa yang lama.

Beliau menjelaskan, apabila si suami asyik menggunakan duit istrinya.. kwatir sekiranya suami itu akan lalai daripada menjalankan tugasnya yaitu memberi nafkah lahir kepada keluarga. Si suami perlu ingat bahwa istri keluar bekerja bukan untuk mencari nafkah sebaliknya membantu meringankan beban suami walaupun suaminya tidak bekerja.

Renunglah firman ALLAH SWT: "Dan di antara tanda-tanda yang membuktikan kekuasaan-Nya dan rahmat-Nya, bahwa Dia menciptakan untuk kamu (wahai kaum lelaki), istri-istri daripada jenis kamu sendiri, supaya kamu bersenang hati dan hidup mesra dengannya dan dijadikan-Nya di antara kamu (suami isteri) perasaan kasih sayang dan belas kasihan. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi keterangan-keterangan (yang menimbulkan kesedaran) bagi orang-orang yang berfikir.

( WANITA :- Itu diciptakan dari tulung Rusuk laki-laki )
Bukan dari Pundak= Untuk jadi Beban
Bukan dari Kepala  = Untuk jadi Atasan
Bukan dari kaki       = Untuk jadi Bawahan
Bukan dari Tangan = Untik jadi Mainan
Tapi dari Tulang Rusuk/Samping Untuk jadi pendamping
Ianya dekat dengan Tangan Untuk dilindungi
Dekat dengan Hati Untuk disayangi
Dan dekat dengan Jantung Untuk dihargai dengan hati nurani..

Jumat, 08 Januari 2016

Tanda KIAMAT sudah Nampak jelas di MAKKAH.

                                                                                   
     

Tiga Tanda Kiamat Sudah Muncul di Mekkah.Kiamat merupakan Rukun Iman ke lima yang dipercaya umat Islam pasti akan terjadi. Namun tidak satu pun makhluk mengetahui kapan peristiwa akhir kehidupan alam dunia tersebut akan berlangsung.
Akan tetapi Allah SWT melalui Rasulullah SAW sudah mengabarkan tanda-tandanya.

Makkah menjadi salah satu kota di muka bumi yang disebut Baginda akan menunjukkan tanda bahwa KIAMAT sudah dekat.
Pertanda yang disebutkan nabi ini dahulu dianggap mustahil terjadi. Namun apa yang ada di Kota Mekkah saat ini benar-benar menunjukan kondisi seperti apa yang diucapkan oleh Nabi Muhammad dahulu. Tanda-tanda kiamat tersebut benar-benar sudah muncul di Mekkah.  Apa saja? Berikut ulasannya.

1. Bangunan Tinggi Melebihi Gunung.
                                                                                

Baginda Nabi Muhammad SAW.mengabarkan bahwa salah satu tanda bahwa kiamat sudah dekat adalah ketika di banyak bangunan yang tingginya melebihi gunung. Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa bangunan-bangunan tingginya begitu menjulang. Ibnu Syaibah meriwayatkan dengan sanadnya kepada Ya’la ibn Atha’ dari ayahnya, dia berkata: pada suatu hari, aku menuntun tali kekang onta Abdullah ibn Amr, lalu beliau berkata:

“Apabila kalian telah melihat galian-galian besar di Makkah, dan bangunan-bangunannya menjulang tinggi melebihi pegunungannya, maka ketahuilah bahwa kiamat telah mendekatimu. (HR. Ibnu Abi Syaibah dan al-Arzaqi)
Dalam riwayat lain Rasulullah SAW bersabda:  “Kiamat tidak akan terjadi hingga gunung-gunung hilang dari tempatnya dan kalian melihat perkara besar yang belum kalian lihat” (HR.Thabrani).

Pada zaman kehidupan Nabi, Kota Mekkah masih sangat tandus dan tidak terbayang akan berdiri bangunan-bangunan tinggi seperti saat ini. Dan apakah yang terjadi saat ini di Mekkah?
Tidak lain dan tidak bukan kota suci umat Islam ini kini tidak ubahnya Las Vegas di Amerika Serikat. Bahkan di di halaman Masjidil Haram akan dibangun Mecca Royal Clock Hotel Tower. Tinggi gedung ini direncanakan berketinggian lebih dari 601 dan hanya selisih 200 meter dari gedung tertinggi dunia saat ini, yaitu Al Burj Khalifa Dubai.
Bagiamana dengan Arab Saudi yang saat ini tengah membangun gedung tertinggi di dunia hingga menembus awan. Rencananya, tinggi gedung bernama Jeddah Tower ini lebih dari 1 kilometer (Km) dan akan mengalahkan Burj Khalifa yang selama ini memegang rekor di Guinness World Record sebagai gedung tertinggi dunia yang ada di Dubai.

Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa pada suatu hari malaikat Jibril menemui Rasullullah Saw dengan wujud manusia, Ia datang dengan mengenakan pakaian yang teramat putih warna rambut yang hitam kelam, Ia datang berdialog dengan Rasullullah dan memberikan pengajaran kepada sahabat. Jibril bertanya tentang Islam, Iman , dan Ihsan kemudian Jibril bertanya tentang tanda kiamat, di antara jawaban nabi ialah:
“Dan bila engkau menyaksikan mereka yang berjalan tanpa alas kaki, tidak berpakaian, fakir dan pengembala kambing (kemudian) berlomba-lomba membuat bangunan yang tinggi” (HR.Bukhari)
Di hadist lain di sebutkan, Kemudian sahabat Ibnu abbas bertanya : “Wahai Rasullullah, dan siapakah para pengembala, orang tidak memakai sandal, dalam keadaan lapar dan yang miskin itu” Beliau menjawab “Orang arab” (Musnad Ahmad, IV/332-334,NO 2926)

2. Gunung-Gunung di Mekkah Mulai Berlubang
                                                                                        

Nabi juga menjelaskan bahwa kiamat akan terjadi jika gunung-gunung di Kota Mekkah sudah berlubang. Hal ini tentu sulit dipahami oleh masyarakat pada masa kehidupan Nabi. Namun ternyata hal itu sudah terjadi saat ini.
Gunung-gunung di Kota Mekkah kini sudah berlubang dalam bentuk terowongan. Makkah juga dijuluki Kota Terowongan karena memiliki puluhan terowongan.   Pada 2011 saja,   Makkah memulai pembangunan 55 terowongan melalui pegunungan dan sejumlah ruas jalan. Sebanyak 10 di antaranya merupakan terowongan pejalan kaki dan sisanya untuk kendaraan bermotor. Jalur pejalan kaki dan kendaraan bermotor dibuat terpisah. Total panjang terowongan adalah 30 kilometer.
Rasulullah SAW bersabda “Jika kamu lihat gunung-gunung di Mekkah ada lubang yang menembusinya” 

Selain itu,  Ibnu Syaibah meriwayatkan dengan sanadnya kepada Ya’la ibn Atha’ dari ayahnya, dia berkata: pada suatu hari, aku menuntun tali kekang onta Abdullah ibn Amr, lalu beliau berkata: “Bagaimana pendapat kalian, jika kalian hancurkan Ka’bah dan tidak menyisakan ada batu yang masih menumpuk? Mereka menjawab: oleh kita yang beragama Islam? Beliau menjawab: benar, kalian yang beragama Islam. Seseorang bertanya: lalu apa lagi? Beliau menjawab: kemudian ia akan dibangun dengan yang lebih bagus darinya. Apabila kalian telah melihat galian-galian besar di Makkah, dan bangunan-bangunannya menjulang tinggi melebihi pegunungannya, maka ketahuilah bahwa kiamat telah mendekatimu.

3. Bayangan Kabbah Tidak Lagi Tampak.

                                                                                  

Baginda Rosululloh juga bersabda bahwa kiamat akan terjadi jika Al-Sa’ah telah membentang bayangannya sehingga bayangan Kabbah tidak lagi tampak. Al-Sa’ah merupakan salah satu dari pengertian kiamat.
Sementara di Arab, Al-Sa’ah juga bermaksud sebagai jam. Karena 1tu Sheikh mengartikan secara langsung waktu kiamat yangg hampir juga terjadi apabila bayang menara jam menutupi Kaabah. Imam As Sayuti berkata megenai perkara ini, bahwa  masanya sudah sangat hampir bila kamu ambil maksud tersebut secara langsung. Sekarang bayang-bayang menara jam sudah menutupi kabah.  Mecca Royal Clock, akan menutupi bayang-bayang Kabah.

Buat Kita yang masih diberi kesempatan oleh Alloh SWA Mulai saat ini kita jangan lagi melalaikan untuk beribadah kepada Alloh. karena kita tidak akan tahu kapan waktu kiamat itu akan datang. Yang pasti KIAMAT sudah di pintu gerbang Dunia.